Provinsi Sulbar - Sulawesi Barat

Hasil Quick Count Pilpres 2019 Provinsi Sulbar - Sulawesi BaratSulawesi Barat adalah provinsi hasil pemekaran dari provinsi Sulawesi Selatan. Provinsi yang dibentuk pada 5 Oktober 2004 ini berdasarkan UU No. 26 Tahun 2004. Ibukotanya ialah Mamuju. Luas wilayahnya sekitar 16,796.19 km². Suku-suku yang ada di provinsi ini terdiri dari Suku Mandar (49,15%), Toraja (13,95%), Bugis (10,79%), Jawa (5,38%), Makassar (1,59%) dan suku lainnya (19,15%).

Kabupaten dan Kota

No. Kabupaten/Kota Ibu kota

1 Kabupaten Majene Majene
2 Kabupaten Mamasa Mamasa
3 Kabupaten Mamuju Mamuju
4 Kabupaten Mamuju Utara Pasangkayu
5 Kabupaten Polewali Mandar Polewali
6 Kabupaten Mamuju Tengah Tobadak

Sulawesi Barat dikenal memiliki banyak objek lokasi wisata. Selain kakao, daerah ini juga penghasil kopi robusta ataupun kopi arabika, kelapa dan cengkeh. Di sektor pertambangan terdapat kandungan emas, batubara dan minyak bumi. Pada masa penjajahan, wilayah Provinsi Sulawesi Barat adalah bagian dari 7 wilayah pemerintahan yang dikenal dengan nama Afdeling Mandar yang meliputi empat onder afdeling, yaitu:

Onder Afdeling Majene beribukota Majene;
Onder Afdeling Mamuju beribukota Mamuju;
Onder Afdeling Polewali beribukota Polewali;
Onder Afdeling Mamasa beribukota Mamasa.

Onder Afdeling Majene, Mamuju dan Polewali yang terletak di sepanjang garis pantai barat pulau Sulawesi mencakup 7 wilayah kerajaan (Kesatuan Hukum Adat) yang dikenal dengan nama Pitu Baqbana Binanga (Tujuh Kerajaan di Muara Sungai) yang meliputi:

Balanipa di Onder Afdeling Polewali(dipimpin oleh Ambo Caca Daeng Magasing);
Binuang di Onder Afdeling Polewali;
Sendana di Onder Afdeling Majene;
Banggae/Majene di Onder Afdeling Majene;
Pamboang di Onder Afdeling Majene;
Mamuju di Onder Afdeling Mamuju;
Tappalang di Onder Afdeling Mamuju.
Selengkapnya

Pilgub Sulbar 2017 - Gubernur Sulawesi Barat

Hasil Hitung Cepat Pilkada Pilgub Sulbar 2017 - Gubernur Sulawesi BaratPemilihan Umum Gubernur Sulawesi Barat 2017 akan dilaksanakan pada 15 Februari 2017 untuk memilih Gubernur Sulawesi Barat periode 2017-2022. Terdapat tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang terdaftar pada Pemilihan Gubernur 2017 ini.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Barat (Subar) menetapkan nomor urut tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilgub Sulbar 2017 Selasa (25/10/2016). Tiga pasangan calon yang nomor urutnya ditetapkan adalah, Ali Baal Masdar-Enny Anggraeni Anwar, Suhardi Duka-Kalma Katta, dan Salim S Mangga-Hasanuddin Mas'ud. Pencabutan nomor urut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar dilaksanakan di Hotel D'maleo, Mamuju, Sulbar.

Lima komisioner KPU Sulbar yang dipimpin Usman Suhuriah hadir dalam kesempatan itu. Begitu juga konstestan pilgub Sulbar dan rombongannya. Tiga putra asli daerah tersebut pun akan memperebutkan suara rakyat tanggal 15 Februari 2017 mendatang. Jumlah penduduk Sulbar sendiri sebanyak 1.284.620 jiwa yang tersebar di enam kabupaten/kota. Suhardi Duka-Kalma Katta (urut 1), Salim Mengga-Hasanuddin Mas'ud (urut 2) dan Ali Baal Masdar-Enny Anggraeni Anwar (urut 3)

Kabupaten dan Kota yang terdapat di Provinsi Sulawesi Barat adalah : 1 Kabupaten Majene 2 Kabupaten Mamasa 3 Kabupaten Mamuju 4 Kabupaten Mamuju Tengah 5 Kabupaten Mamuju Utara 6 Kabupaten Polewali Mandar. Secara Demografi - Suku bangsa Mandar (49,15%), Toraja (13,95%), Bugis (10,79%), Jawa (5,38%), Makassar (1,59%), Suku Lainnya (19,15%) - Agama Islam (83,1%), Kristen (14,36%), Hindu (1,88%), Buddha (0,04%), Lain-lain (0,62%) - Bahasa Bahasa Indonesia, bahasa Mandar, bahasa Bugis, bahasa Toraja, bahasa Makassar

Selengkapnya

Kabupaten Mamuju Utara - Mamuju Tengah

Pengumuman CPNS Kabupaten Mamuju UtaraKabupaten Mamuju Utara adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Barat, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Pasangkayu. Kabupaten Mamuju Utara merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Mamuju yang terletak 719 km ke sebelah utara dari Makassar, ibukota provinsi Sulawesi Selatan. Jarak Pasangkayu yang juga ibu kota kabupaten dengan ibukota provinsi Sulawesi Barat, yaitu Mamuju sekitar 276 km. Jarak yang relatif dekat itu menghabiskan waktu tempuh 5-6 jam.

Kabupaten Mamuju Utara merupakan gabungan dari kecamatan Pasangkayu, Sarudu, Baras dan Bambalamotu yang sebelumnya pernah menjadi bagian dari Kabupaten Mamuju sebelum dimekarkan pada tahun 2001, Sekarang jumlah Kecamatan bertambah menjadi 12, yaitu dengan memekarkan kecamatan induk masing-masing 2 kecamatan, Kecamatan Pasangkayu dimekarkan menjadi Kecamatan Pedongga dan Kecamatan Tikke Raya, Kecamatan Sarudu ditambah Kecamatan Dapurang dan Duripoku, Kecamatan Baras bertambah dengan Kecamatan Bulu Taba dan Kecamatan Lariang, Kecamatan Bambalamotu ditambah dengan Kecamatan Bambaira dan Kecamatan Sarjo.

Pengumuman CPNS Kabupaten Mamuju TengahKabupaten Mamuju Tengah adalah salah satu kabupaten di provinsi Sulawesi Barat, Indonesia. Mamuju Tengah merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Mamuju yang disahkan dalam sidang paripurna DPR RI pada 14 Desember 2012 di gedung DPR RI tentang Rancangan UU Daerah Otonomi Baru (DOB). Kabupaten Mamuju Tengah dibagi menjadi 5 kecamatan, antara lain: Pangale, Budong-Budong, Tobadak, Topoyo, Karossa

Tobadak adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Indonesia. Tobadak adalah salah satu kecamatan di Mamuju Tengah, dengan penduduk sekitar 50.600 Jiwa terdiri dari 8 Desa yang meliputi Desa Tobadak, Desa Mahahe, Desa Polongaan, Desa Batuparigi, Desa Sulobaja, Desa Bambadaru, Desa Sejati Dan Desa Saluadak. Penduduk kecamatan Tobadak beragam suku, dari suku asli maupun pendatang, karna beberapa desa di Kecamatan Tobadak merupakan Daerah Transmigrasi. Daerah yang sebagian besar penduduknya bercocok tanam (Tani) ini merupakan daerah dataran tinggi dan sungainya terpampang dari desa Salule’bo sampai desa Tobadak, menuju Tabolang (Kecamatan Topoyo) dan Bermuara di Desa Patulana (kecamatan Budong-budong).

Tobadak dijadikan sebagai Ibu kota Kabupaten Mamuju Tengah oleh kemendagri setelah peninjauan wilayah Mamuju Tengah. Kantor Kecamatan Tobadak terletak di Desa Mahahe, kecamatan Tobadak. Disektor pendidikan, Kecamatan Tobadak telah memiliki sekolah di setiap desanya di tingkat Sekolah Dasar, Sedangkan ditingkat Sekolah Menengah Pertama, Kecamatan Tobadak Memiliki 3 Sekolah yang Masing-masing Terletak Didesa Mahahe, Desa Tobadak Dan Desa Batu Parigi. Sedangkan di tingkat Sekolah Menengah Atas dan sederajat Kecamatan Tobadak Memiliki 1 SMA dan 1 SMK yang terletak di Desa Mahahe.

Selengkapnya

Kabupaten Polewali Mandar - Sulawesi Barat

Pengumuman CPNS Kabupaten Polewali Mandar - Sulawesi BaratKabupaten Polewali Mandar (sering disingkat Polman) adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Barat, Indonesia. Jumlah penduduk di kabupaten Polewali Mandar adalah 455.572 jiwa. Ibu kotanya adalah Polewali yang berjarak 246 km dari kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kecamatan : Allu • Anreapi • Balanipa • Binuang • Bulo • Campalagian • Limboro • Luyo • Mapilli • Matakali • Matangnga • Polewali • Tapango • Tinambung • Tutallu • Wonomulyo

Sebelum dinamai Polewali Mandar, daerah ini bernama Kabupaten Polewali Mamasa disingkat Polmas yang secara administratif berada dalam wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Setelah daerah ini dimekarkan dengan berdirinya Kabupaten Mamasa sebagai kabupaten tersendiri, maka nama Polewali Mamasa pun diganti menjadi Polewali Mandar. Nama Kabupaten ini resmi digunakan dalam proses administrasi pemerintahan sejak tanggal 1 Januari 2006 setelah ditetapkan dalam bentuk PP No. 74 Tahun 2005, tanggal 27 Desember 2005 tentang perubahan nama Kabupaten Polewali Mamasa menjadi Kabupaten Polewali Mandar.

Kabupaten Polewali Mandar adalah salah satu di antara 5 (lima) Kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat yang terbentuk berdasarkan UU Nomor 26 Tahun 2004. Kabupaten ini merupakan hasil pemekaran ex-Daerah Swatantra (Afdeling) Mandar yang menjadi 3 kabupaten atau daerah tingkat II yang dimekarkan berdasarkan UU Nomor 29 Tahun 1959, yaitu:

Kabupaten Majene, meliputi bekas Swapraja Majene, Swapraj Pamboang dan Swapraja Cenrana (sendana);
Kabupaten Mamuju, meliputi bekas Swapraja Mamuju dan Swapraja Tappalang;
Kabupaten Polewali Mamasa, meliputi Swapraja Balanipa dan Swapraja Binuang yang termasuk dalam Onder Afdeling Polewali serta Onder Afdeling Mamasa.

Berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pembentukan 22 Kabupaten/Kota Baru yang terbesar di seluruh wilayah privinsi, dua di antara kabupaten/kota itu adalah Kota Palopo dan Kabupaten Mamasa. Mamasa merupakan hasil pemekaran dari Daerah Tingkat II Polewali Mamasa, sehingga kedua onder afdeling Polewali dan Mamasa dimekarkan menjadi dua kabupaten terpisah, yaitu: Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Mamasa.
Selengkapnya