Provinsi Sumut - Sumatera Utara

Hasil Quick Count Pilpres 2019 Provinsi Sumut - Sumatera UtaraProvinsi Sumatera Utara pada dasarnya dapat dibagi atas: Pesisir Timur, Pegunungan Bukit Barisan, Pesisir Barat dan Kepulauan Nias. Pesisir timur merupakan wilayah di dalam provinsi yang paling pesat perkembangannya karena persyaratan infrastruktur yang relatif lebih lengkap daripada wilayah lainnya. Wilayah pesisir timur juga merupakan wilayah yang relatif padat konsentrasi penduduknya dibandingkan wilayah lainnya. Pada masa kolonial Hindia-Belanda, wilayah ini termasuk residentie Sumatra's Oostkust bersama provinsi Riau.

Di wilayah tengah provinsi berjajar Pegunungan Bukit Barisan. Di pegunungan ini terdapat beberapa wilayah yang menjadi kantong-kantong konsentrasi penduduk. Daerah di sekitar Danau Toba dan Pulau Samosir, merupakan daerah padat penduduk yang menggantungkan hidupnya kepada danau ini. Pesisir barat merupakan wilayah yang cukup sempit, dengan komposisi penduduk yang terdiri dari masyarakat Batak, Minangkabau, dan Aceh. Namun secara kultur dan etnolinguistik, wilayah ini masuk ke dalam budaya dan Bahasa Minangkabau.

Terdapat 419 pulau di propisi Sumatera Utara. Pulau-pulau terluar adalah pulau Simuk (kepulauan Nias), dan pulau Berhala di selat Sumatera (Malaka). Kepulauan Nias terdiri dari pulau Nias sebagai pulau utama dan pulau-pulau kecil lain di sekitarnya. Kepulauan Nias terletak di lepas pantai pesisir barat di Samudera Hindia. Pusat pemerintahan terletak di Gunung Sitoli. Kepulauan Batu terdiri dari 51 pulau dengan 4 pulau besar: Sibuasi, Pini, Tanahbala, Tanahmasa. Pusat pemerintahan di Pulautelo di pulau Sibuasi. Kepulauan Batu terletak di tenggara kepulauan Nias. Pulau-pulau lain di Sumatera Utara: Imanna, Pasu, Bawa, Hamutaia, Batumakalele, Lego, Masa, Bau, Simaleh, Makole, Jake, dan Sigata, Wunga.

Daftar kabupaten/kota di Sumatera Utara

No. Kabupaten/Kota Ibu kota Bupati/Walikota

1 Kabupaten Asahan Kisaran Taufan Gama Simatupang
2 Kabupaten Batubara Limapuluh OK Arya Zulkarnaen
3 Kabupaten Dairi Sidikalang Johnny Sitohang Adinegoro
4 Kabupaten Deli Serdang Lubuk Pakam Amri Tambunan
5 Kabupaten Humbang Hasundutan Dolok Sanggul Maddin Sihombing
6 Kabupaten Karo Kabanjahe Kena Ukur Karo Jambi Surbakti
7 Kabupaten Labuhanbatu Rantau Prapat Tigor Panusunan Siregar
8 Kabupaten Labuhanbatu Selatan Kota Pinang Wildan Aswan Tanjung
9 Kabupaten Labuhanbatu Utara Aek Kanopan Khairuddin Syah Sitorus
10 Kabupaten Langkat Stabat Ngogesa Sitepu
11 Kabupaten Mandailing Natal Panyabungan Hidayat Batubara
12 Kabupaten Nias Gunung Sitoli Sokhiatullo Laoli
13 Kabupaten Nias Barat Lahomi A Aroziduhu Gulo
14 Kabupaten Nias Selatan Teluk Dalam Idealisman Dachi
15 Kabupaten Nias Utara Lotu Edward Zega
16 Kabupaten Padang Lawas Sibuhuan Ali Sutan Harahap
17 Kabupaten Padang Lawas Utara Gunung Tua Bachrum Harahap
18 Kabupaten Pakpak Bharat Salak Remigo Yolando Berutu
19 Kabupaten Samosir Pangururan Mangindar Simbolon
20 Kabupaten Serdang Bedagai Sei Rampah Soekirman
21 Kabupaten Simalungun Raya Jopinus Ramli Saragih
22 Kabupaten Tapanuli Selatan Sipirok Syahrul M Pasaribu
23 Kabupaten Tapanuli Tengah Pandan Raja Bonaran Situmeang
24 Kabupaten Tapanuli Utara Tarutung Torang Lumbantobing
25 Kabupaten Toba Samosir Balige Pandapotan Kasmin Simanjuntak
26 Kota Binjai Binjai Kota M Idaham
27 Kota Gunungsitoli - Martinus Lase
28 Kota Medan - Dzulmi Eldin (Plt.)
29 Kota Padangsidempuan - Andar Amin Harahap
30 Kota Pematangsiantar - Hulman Sitorus
31 Kota Sibolga - Syarfi Hutahuruk
32 Kota Tanjungbalai - Thamrin Munthe
33 Kota Tebing Tinggi - Umar Zunaidi Hasibuan


Pusat pemerintahan Sumatera Utara terletak di kota Medan. Sebelumnya, Sumatera Utara termasuk ke dalam Provinsi Sumatra sesaat Indonesia merdeka pada tahun 1945. Tahun 1950, Provinsi Sumatera Utara dibentuk yang meliputi eks karesidenan Sumatera Timur, Tapanuli, dan Aceh. Tahun 1956, Aceh memisahkan diri menjadi Daerah Istimewa Aceh. Sumatera Utara dibagi kepada 25 kabupaten, 8 kota (dahulu kotamadya), 325 kecamatan, dan 5.456 kelurahan/desa.

Di Sumatera Utara saat ini terdapat dua taman nasional, yakni Taman Nasional Gunung Leuser dan Taman Nasional Batang Gadis. Menurut Keputusan Menteri Kehutanan, Nomor 44 Tahun 2005, luas hutan di Sumatera Utara saat ini 3.742.120 hektare (ha). Yang terdiri dari Kawasan Suaka Alam/Kawasan Pelestarian Alam seluas 477.070 ha, Hutan Lindung 1.297.330 ha, Hutan Produksi Terbatas 879.270 ha, Hutan Produksi Tetap 1.035.690 ha dan Hutan Produksi yang dapat dikonversi seluas 52.760 ha.

Namun angka ini sifatnya secara de jure saja. Sebab secara de facto, hutan yang ada tidak seluas itu lagi. Terjadi banyak kerusakan akibat perambahan dan pembalakan liar. Sejauh ini, sudah 206.000 ha lebih hutan di Sumut telah mengalami perubahan fungsi. Telah berubah menjadi lahan perkebunan, transmigrasi. Dari luas tersebut, sebanyak 163.000 ha untuk areal perkebunan dan 42.900 ha untuk areal transmigrasi.
Selengkapnya

Hasil Quick Count Hitung Cepat Pilgubsu 2018

Hasil Hitung Cepat Pilkada Sumut 2017Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut 1, Edy Rahmayadi tidak mau terbawa euforia menyikapi hasil quick count (hitung cepat) sementara Pilgubsu 2018. Bagi Edy, kalaupun dia dan pasangannya Musa Rajekshah diberi amanah memimpin Sumut, hal itu merupakan awal pengabdian. "Intinya, tujuannya bukan sekadar menjadi gubernur dan wakil gubernur saja. Bagaimana dengan legalitas kekuasaan yang diamanahkan, kami mampu menjadikan Sumut bermartabat sesuai visi dan misi kami," kata Edy kepada wartawan dikediamannya, Jalan Karya Bakti/Karya Amal, Kota Medan, Rabu (27/6/2018).

Hasil Quick Count Hitung Cepat Pilkada Provinsi Sumatera Utara 2018 :

1. Edi Rahmayadi-Musa Rajecksah (Ijeck) : 59,29 persen suara
2. Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus : 40,71 persen suara

#Hasil quick count Pilkada Sumut berdasarkan lembaga survei dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada pukul 14.55 WIB, dengan suara masuk 53,67 persen

1. Edi Rahmayadi-Musa Rajecksah (Ijeck) : 51,98% suara
2. Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus : 48,02% suara

#Update Hasil Quick Count Hitung Cepat Pilkada Provinsi Sumatera Utara 2018 versi LSI Denny JA hingga pukul 13.35 WIB dengan suara yang terkumpul 6,57% suara

Menurut Edy, legalitas kekuasaan memang perlu direbut dalam konteks membangun dan mewujudkan visi misi mereka, terlebih dalam demokrasi seperti saat sekarang. Maka dari itu, Edy tidak mau terbawa euforia. "Saya mengucap syukur kepada Allah SWT atas hasil quick count sementara yang kita lihat," ucap suami Nawal Lubis itu. Di hadapan tim sukses dan relawan Eramas, mantan Pangkostrad dan Pangdam I/BB tersebut menegaskan, untuk menunggu hasil resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut. Sekali lagi Edy mengucap syukur atas hasil hitung cepat sementara Pilgubsu. "Menjadi Gubsu bukan tujuan utama, melainkan bagaimana bisa merealisasikan visi misi Eramas dalam rangka membangun provinsi ini. Sumut bermartabat merupakan akhir yang kita cita-citakan," kata Edy.
Selengkapnya

Kota Tanjungbalai - Sumatera Utara

Pengumuman CPNS Kota Tanjungbalai - Sumatera UtaraKota Tanjungbalai adalah salah satu kota di provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Luas wilayahnya 60,52 km² dan penduduk berjumlah 154.445 jiwa. Kota ini berada di tepi Sungai Asahan, sungai terpanjang di Sumatera Utara. Jarak tempuh dari Medan lebih kurang 186 KM atau sekitar 5 jam perjalanan kendaraan.

Sebelum Kota Tanjungbalai diperluas dari hanya 199 ha (2km²) menjadi 60,52 km², kota ini pernah menjadi kota terpadat di Asia Tenggara dengan jumlah penduduk lebih kurang 40.000 orang dengan kepadatan penduduk lebih kurang 20.000 jiwa per km². Akhirnya Kota Tanjungbalai diperluas menjadi ± 60 Km² dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 20 Tahun 1987, tentang perubahan batas wilayah Kota Tanjungbalai dan Kabupaten Asahan.

Dan Berikut adalah tabel penduduk Kota Tanjung Balai Per Kecamatan Tahun 2010 :

Nomor Kecamatan Penduduk/Jiwa

1 Datuk Bandar 33.797
2 Datuk Bandar Timur 26.942
3 Tanjungbalai Selatan 19.330
4 Tanjungbalai Utara 15.862
5 Sei Tualang Raso 22.712
6 Teluknibung 35.802

Hasil Sensus Penduduk 2010, jumlah penduduk Kota Tanjung Balai berjumlah 154.445 jiwa yang terdiri atas 77.933 jiwa dan 76.512 jiwa perempuan. Penduduk Kecamatan terbanyak berada di Kecamatan Teluknibung dengan jumlah penduduk 35.802 jiwa sedangkan yang terendah berada di Kecamatan Tanjungbalai Utara Dengan jumlah penduduk 15.862 jiwa.

No Kecamatan Kelurahan

1 Datuk Bandar Sijambi-Pahang-Sirantau-Pantai Johor-Gading
2 Datuk Bandar Timur Pulau Simardan-Bunga Tanjung-Semula Jadi-Selat Lancang-Selat Tanjung Medan
3 Tanjungbalai Selatan TB Kota I-TB Kota II-Perwira-Karya-Pantai Burung-Indra Sakti
4 Tanjungbalai Utara TB Kota III-TB Kota IV-Sejahtera-Kuala Silo Bestari-Matahalasan
5 Sei Tualang Raso Muara Sentosa-Sumber Sari-Pasar Baru-Keramat Kubah-Sei Raja
6 Teluknibung Perjauangan-Pematang Pasir-Kapias Pulau Buaya-Beting Kuala Kapias-Sei Merbau

Kota Tanjung Balai terletak di antara 2º58' Lintang Utara dan 99º48' Bujur Timur. Posisi Kota Tanjung Balai berada di wilayah Pantai Timur Sumatera Utara pada ketinggian 0-3 m di atas permukaan laut dan kondisi wilayah relatif datar. Kota Tanjung Balai secara administratif terdiri dari 6 Kecamatan, 31 Kelurahan. Luas wilayah Kota Tanjung Balai 6.052 Ha (60,52 km²)
Selengkapnya

Kota Sibolga - Sumatera Utara

Pengumuman CPNS Kota Sibolga - Sumatera UtaraKota Sibolga adalah salah satu kota di provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Kota ini terletak di pantai barat pulau Sumatera, membujur sepanjang pantai dari utara ke selatan dan berada pada kawasan teluk yang bernama Teluk Tapian Nauli, sekitar ± 350 km dari kota Medan. Kota ini hanya memiliki luas ±10,77 km² dan berpenduduk sekitar 84.481 jiwa. Pada masa Hindia-Belanda kota ini pernah menjadi ibu kota Residentie Tapanuli. Setelah masa kemerdekaan hingga tahun 1998, Sibolga menjadi ibu kota Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kota Sibolga terdiri dari empat kecamatan :

Sibolga Utara (terdiri atas empat kelurahan)
Sibolga Kota (terdiri atas empat kelurahan)
Sibolga Selatan (terdiri atas empat kelurahan)
Sibolga Sambas (terdiri atas empat kelurahan)

Berdasarkan hasil pencacahan Sensus Penduduk 2010 (SP2010), jumlah penduduk Kota Sibolga sementara adalah 84.481 orang, yang terdiri atas 42.408 laki-laki dan 42.073 perempuan. Dari hasil SP2010 tersebut Kecamatan Sibolga Selatan merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak yaitu 30.082 orang, sedangkan kecamatan yang jumlah penduduknya terkecil adalah Kecamatan Sibolga Kota yaitu 14.304 orang.

Dengan luas wilayah Kota Sibolga sekitar 10,77 km² serta didiami oleh 84.481 orang, maka rata-rata tingkat kepadatan penduduk Kota Sibolga adalah sebanyak 7.844 orang per km². Kecamatan yang paling tinggi tingkat kepadatan penduduknya adalah Kecamatan Sibolga Sambas yakni sebanyak 12.821 orang per km², sedangkan yang paling rendah adalah Kecamatan Sibolga Kota yakni 5.235 orang per km².

Masyarakat Sibolga terdiri dari bermacam-macam etnis, antara lain Batak Toba, Batak Mandailing, dan Minangkabau. Namun dalam kesehariannya, bahasa yang dipergunakan adalah Bahasa Minangkabau logat Pesisir. Potensi utama perekonomian bersumber dari perikanan, pariwisata, jasa, perdagangan dan industri maritim. Hasil utama perikanan, antara lain, kerapu, tuna, kakap, kembung, bambangan, layang, sardines, lencam dan teri.
Selengkapnya